Selasa, 03 Mei 2011

Meneliti Aib Diri


Saudaraku,

Mungkin sudah tidak terhitung seberapa banyak aib dari seseorang yang telah kita ungkap di hadapan khalayak ramai. Dan betapa kita mungkin merasa nikmat karena telah memperbincangkan hal ikhwal tentang aib seseorang, meskipun kita sendiri sesungguhnya belum yakin akan kebenaran berita dan aib dari orang yang kita bicarakan tersebut. Begitu ringannya lidah kita meluncurkan sebuah kalimat yang kita tidak tahu apakah kalimat tersebut membawa keridhoan Allah SWT atau mungkin malah mendatangkan kemurkaan-Nya – Semoga Allah SWT lindungi kita dari hal demikian.

Saudaraku,

Imam Hasan Al Bashri dalam kalamnya (ucapannya) menyebutkan bahwa, Engkau tidak akan memperoleh hakikat iman selama engkau mencela seseorang dengan sebuah aib yang ada pada dirimu sendiri. Perbaikilah aibmu, baru kemudian engkau perbaiki orang lain.
Setiap kau perbaiki satu aibmu, maka akan tampak aib lain yang harus kau perbaiki. Akhirnya kau sibuk memperbaiki dirimu sendiri. Dan sesungguhnya, hamba yang paling dicintai Allah adalah dia yang sibuk memperbaiki dirinya sendiri.”

Saudaraku,

Semoga petikan ucapan singkat dari Imam Hasan Al Bashri di atas cukup dan bisa menjadi renungan buat kita bersama dan semoga hal ini menjadi motivasi bagi kita untuk tiada henti-hentinya mengevaluasi diri dan berhati-hati dalam setiap ucapan yang akan kita buat.

Astaghfirullahal ‘adhiim,

Wallahu a’lam
Sumber :http://zidaburika.wordpress.com/2009/06/15/meneliti-aib-diri-sendiri/

Tidak ada komentar: